Home » , » Satuan Acara Penyuluhan (SAP) Makanan bergizi untuk ibu hamil dan menyusui

Satuan Acara Penyuluhan (SAP) Makanan bergizi untuk ibu hamil dan menyusui

Written By DEVI & NOVIA on 18 Januari 2013 | 1/18/2013




1.   Tema : Gizi

2. Subtema : Makanan bergizi untuk ibu hamil dan menyusui

3. Hari/tanggal :

4. Waktu :

5. Tempat :

6. Sasaran : Ibubhamil dan ibu menyusui

7. Tujuan

a. Tujuan umum

Setelah dilakukan penyuluhan diharapkan ibu mengetahui dan memahami tentang gizi yang diperlukan oleh ibu hamil dan ibu menyusui.

b. Tujuan khusus

Setelah mengikuti penyuluhan diharapkan ibu dapat :
  • - Mengerti tentang apa yang dimaksud makanan bergizi 

  • - Mengetahui apa yang terjadi bila kekurangan gizi 

  • - Mengetahui manfaat makanan bergizi yang diperlukan ibu hamil dan menyusui 

  • - Mengetahui kebutuhan makanan ibu hamil dan menyusui sehari-hari 

8. Metode penyuluhan : penyuluhan kelompok

9. Rincian kegiatan
No.
Rincian Kegiatan
Waktu
Bentuk Kegiatan
Media
1
2

3
Pembukaan
Penyampaian materi

Penutup
5 menit
20 menit

5 menit
Ceramah
Ceramah dan Tanya jawab
Ucapan terima kasih
-
leaflet

-




MATERI
MAKANAN BERGIZI UNTUK IBU HAMIL DAN MENYUSUI

A.  Definisi 

Makanan bergizi adalah makanan yang mengandung zat tenaga, zat pembangun dan zat pengatur dalam susunan yang seimbang dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan gizi



B. Manfaat makanan bergizi untuk ibu hamil dan menyusui
a.       Menjaga kesehatan ibu hamil dan menyusui
b.      Untuk kesehatan janin yang dikandung
c.       Meningkatkan produksi ASI

C. Yang terjadi bila kekurangan gizi :
a.       Pengaruh bagi ibu hamil :
-          Ibu lemah dan kurang nafsu makan
-          Perdarahan dalam masa kehamilan
-          Kemungkinan infeksi tinggi
-          Anemia atau kurang darah, Hb < 11 gr%
b.      Pengaruh pada waktu persalinan
-          Persalinan sulit dan lama
-          Persalinan sebelum waktunya (premature)
-          Perdarahan setelah persalinan
-          Perdarahan dengan operasi cenderung meningkat
c.       Pengaruh pada janin :
-          Keguguran
-          Bayi lahir mati
-          Cacat bawaan
-          Anemia pada bayi
-          Berat badanlahir rendah
-          Keadaan umum kesehatan bayi baru lahir kurang
d.      Pengaruh bagi ibu menyusui :
-          Volume ASI kurang
-          Kadar lemak dan vitamin dalam ASI cenderung kurang

D. Makanan ibu hamil dan ibu menyusui
Ø  Kehamilan tiwulan I
Pada kehamilan triwulan I biasanya nafsu makan ibu kurang, dan sering timbul rasa mual dan ingin muntah. Namun, makanan ibu hamil harus tetap diberikan seperti biasa. Berikan makanan dengan porsi kecil tetapi sering dan yang segar-segar, misalnya : susu, telur, buah-buahan seperti : sari buah-buahan, jeruk, asinan, sup, dll atau makanan ringan lainnya seperti : biscuit crakers, dsb sesuai dengan selera ibu masing-masing, ikut pedoman 4 sehat 5 sempurna.
Ø  Kehamilan triwulan II
Pada kehamilan triwulan II nafsu makan ibu biasanya sudah meningkat. Kebutuhan akan zat gizi tenaga seperti : nasi, roti, singkong, gula, minyak, santan, dll lebih banyak dibandingkan kebutuhan saat tidak hamil. Demikian juga kebutuhan zat pembangun dan zat pengatur seperti : lauk-pau, sayuran, dan buah-buahan berwarna. Tambahan kalori dan protein adalah 285kalori dan protein 12 gram terdiri dari :
Nasi ½ piring
Ikan ½ potong
Tempe 1 potong
Sayuran 1 ½ mangkok
Minyak ½ sendok makan

Ø  Kehamilan akhir triwulan III
Pada saat ini janin mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. Umumnya, nafsu makan ibu sangat baik dan sering merasa lapar. Jangan makan berlebihan sehingga berat badan naik terlalu banyak. Bahan makanan yang banyak mengandung lemak dan hidrat arang seperti makanan yang manis-manis dan gorengan dikurangi. Bahan makanan sumber zat pembangun dan pengatur perlu diberikan lebih banyak disbanding kehamilan triwulan II karena selain untuk pertumbuhan janin yang sangat pesat juga diperlukan ibu untuk persalinan. Pada masa ini, lambung menjadi sedikit terdesak dan ibu merasa kepenuhan. Karena ibu berikan makanan dalam porsi kecil, asal saja sering agar zat gizi yang diperlukan ibu dapat terpenuhi.

E. Komposisi makanan ibu hamil dalam sehari

Bahan makanan
Wanita Dewasa Tidak Hamil
Ibu hamil





Triwulan I
Triwulan II
Triwulan III
Nasi
Ikan
Tempe
Sayuran
Buah
Gula
Susu
Air

3 ½ piring
1 ½ potong
3 potong
1 ½ mangkok
2 potong
5 sdm
-
4 gelas
3 ½ piring
1 ½ potong
3 potong
1 ½ mangkok
2 potong
5 sdm
1 gelas
6 gelas
4 piring
2 potong
4 potong
3 mangkok
2 potong
5 sdm
1 gelas
6 gelas
3 piring
3 potong
5 potong
3 mangkok
2 potong
5 sdm
1 gelas
6 gelas
Gunakan minyak atau santan pada waktu memasak

F. Komposisi makanan ibu menyusui dalam sehari
Bahan makanan
Ibu menyusui bayi atau anak
Bayi umur 0 – 6 bln
Bayi umur 7 – 12 bln
Bayi umur 13 – 24 bln
Nasi
Ikan
Tempe
Sayuran
Buah
Gula
Susu
Air

5 piring
2 ½ potong
5 potong
3 mangkok
2 potong
5 sdm
1 gelas
8 gelas
4 ½ piring
2 potong
4 potong
3 mangkok
2 potong
5 sdm
1 gelas
8 gelas
4 piring
2 potong
4 potong
3 mangkok
2 potong
5 sdm
1 gelas
8 gelas
Gunakan minyak atau santan pada waktu memasak

G. Menu sehari-hari
Ø  Susunlah menu sehari-hari berpedoman pada slogan 4 sehat 5 sempurna. Makanan yang terdiri dari beras atau padanannya, ikan atau padanannya, tempe atau padanannya, sayuran dan buah. Untuk ibu hamil dan ibu menyusui perlu ditambah susu untuk menyempurnakan yakni : memenuhi kebutuhan zat gizi yang mungkin masih kurang lengkap dalam susunan 4 sehat sehingga menjadi 4 sehat 5 sempurna.
Ø  Gunakan aneka ragam bahan setempat dalam hidangan makanan sehari-hari dalam jumlah yang cukup. Dengan makan aneka ragam bahan makanan, kekurangan gizi pada bahan makanan yang satu dapat saling dilengkapi oleh zat-zat yang terdapat pada jenis bahan makanan lainnya. Dengan demikian, akan dapat dicegah keadaan kekurangan atau kelebihan zat gizi.
Ø  Selama kehamilan, kebutuhan tubuh akan zat besi dan zat kapur meningkat. Zat besi dalam makanan berfungsi mencegah terjadinya kurang darah pada ibu hamil. Zat kapur berfungsi mencegah terjadinya kerontokan gigi, tulang pinggul rapuh pada ibu hamil. Tulang pinggul yang rapuh dapat mengakibatkan kesulitan pada saat melahirkan. Kebutuhanzat besi umumnya tidak dapat terpenuhi hanya dari makanan sajasedangkan kebutuhan zat kapur dapat dipenuhi dari makanan sehari-hari yang mengandung cukup zat kapurnya, ibu perlu diberikan satu butir tablet besi setiap harinya. Minumlah tablet besi segera setelah makan.

H. Pesan-pesan penting ibu hamil
Ø  Ibu hamil harus makan 1 piring nasi + lauk pauknya dan minum lebih banyak dari pda saat tidak hamil karena selama hamil ibu makan untuk dirinya sendiri dan janin dalam kandungannya.
Ø  Untuk mencegah kurang darah selama hamil, ibu harus banyak makan-makanan sumber zat besi, seperti sayuran hijau tua, tempe, tahu, kacang hijau, kacang merah dan kacang-kacangan lain, telur, ikan dan daging. Jangan lupa minm tablet besi 1 butir sehari.
Ø  Untuk mencegah gigi rontok dan tulang panggul rapuh, ibu harus banyak makan-makanan sumber zat kapur seperti: kacang-kacangan, ikan teri atau ikan kecil yang dimakan bersama tulangnya, sayuran daun hijau seperti : bayam, daun katuk, daun singkong dan susu.
Ø  Kenalilah gejala kurang darah ( anemia) selama kehamilan yaitu pucat, pusing, lemah dan penglihatan berkunang-kunang.
Ø  Selama hamil makanlah makanan beraneka ragam setiap hari dalam jumlah yang cukup.
Hal ini sangat bermanfaat untuk :
-          Kesehatan ibu hamil
-          Pertumbuhan dan kesehatan janin dalam kandungan
-          Kelancaran melahirkan
-          Kelancaran menyusui
Ø  Bila nafsu makan ibu kurang, makanlah makanan yang segar-segar seperti : buah-buahan, sari buah, sayur bening, dan sayur segar lainnya.
Ø  Hindarkan pantangan terhadap makanan karena akan  merugikan kesehatan ibu. Hindarkan juga merokok dan minum-minuman keras karena akan mmbahayakan keselamatan janin. Perhatikan kenaikan berat badan ibu selama hamil. Kenaikan berat badab normal selama kehamilan 10-12,5 kg.
-          Triwulan I : 700 – 1400 gram/minggu
-          Triwulan II dan III : 350-400 gram/minggu
Ø  Jangan lupa memeriksakan diri kepada bidan atau puskesmas secara teratur agar ibu dan kandungannya tetap sehat dan dapat imunisasi TT 2x selama kehamilan.
Ø  Selama hamil sebaiknya ibu idak melakukan pekerjaan yang berat.

I. Pesan-pesan penting untuk ibu menyusui
Ø  Ibu yang sedang menyusui harus makan 1 ½ piring nasi dan lauk pauknya lebih banyak dari pada tidak menyusui, karena selama menyusui ibu memerlukan asupa nutrisi yang lebih banyak.
Ø  Agar ASI cukup jumlahnya ibu harus minum paling sedikit 8 gelas sehari, banyak makan-makanan berkuah dan sari buah
Ø  Teruskan kebiasaan makan aneka ragam makanan dalam jumlah yang cukup dan makan sumber zat besi setiapa harinya agar:
-          Ibu tetap sehat dan segar
-          Jumlah ASI cukup
Ø  Ibu yang bekerja tetap harus menyusui bayinya sebelum berangkat kerja dan setelah kembali kerja
Ø  Apabila ibu sakit segera periksakan diri kepuskesmas untuk mendapatkan pengobatan dan nasehat dokter
-          anak  tetap disusui , bila perlu ibu memakai penutup mulut dan penutup hidung (masker)

Bagikan ke:

Poskan Komentar

 
Copyright © VIKNOVI - All Rights Reserved
Template Craeted by : Magazine76
Proudly Powered by